Duanwu akhirnya bukan sekadar kalender budaya. Ia menjadi contoh bagaimana memori sejarah dapat diterjemahkan menjadi aktivitas sosial, pendidikan dan ekonomi tanpa kehilangan akar tradisinya.
Ketika anak-anak belajar membuat zongzi, keluarga berkumpul, masyarakat menggelar perlombaan dan wisatawan datang menikmati pertunjukan budaya, warisan masa lalu memperoleh ruang baru untuk terus hidup. | TriBrataPost.Com | */Redaksi | *** |




















