Ibu Relawan Gaza Asal Makassar Menangis Usai Anak Ditangkap Israel

by -2267 Views
Foto ; repro/dok/kab*
banner 468x60

TriBrataPost.Com | JSCgroupmedia ~ Seorang ibu di Kota Makassar, Sutrawati Kaharuddin, mengaku telah memiliki firasat sebelum putranya, relawan kemanusiaan Andi Angga Prasadewa, dilaporkan ditangkap pasukan zionis Israel di perairan internasional dekat Siprus, kawasan Mediterania Timur.

Peristiwa itu terjadi saat Andi Angga bersama puluhan kapal relawan internasional menjalankan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina, dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

banner 336x280

Keterangan tersebut disampaikan Sutrawati saat ditemui di kediamannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, pada Senin (19/5/2026) sekitar pukul 11.20 Wita.

Suasana haru menyelimuti rumah sederhana milik keluarga Andi Angga di Makassar.

Sutrawati tampak beberapa kali mengusap air mata saat menceritakan komunikasi terakhir dengan putranya yang sedang mengikuti misi kemanusiaan internasional menuju Gaza.

Ibu dua anak itu mengaku sempat merasa cemas sejak Andi Angga berpamitan untuk bergabung dalam pelayaran kemanusiaan dari Turki menuju Palestina.

Menurutnya, kondisi konflik yang terus berlangsung di Gaza membuat dirinya selalu khawatir terhadap keselamatan sang anak.

“Anak saya berangkat ke Gaza lewat jalur laut dari Turki, dari Marmaris Cruise Port. Informasinya ada sekitar 56 kapal yang ikut,” ujar Sutrawati dengan suara lirih.

Ia menjelaskan, rombongan relawan internasional tersebut berlayar sebagai bagian dari misi Global Sumud Flotilla 2.0, sebuah gerakan solidaritas kemanusiaan yang bertujuan menyalurkan bantuan bagi warga sipil di Jalur Gaza.

Menurut Sutrawati, komunikasi terakhir dengan Andi Angga berlangsung sebelum rombongan kapal mendekati wilayah perairan internasional di sekitar Siprus. Setelah itu, komunikasi mendadak terputus.

“Di perjalanan sebelum sampai sekitar 250 mil laut, ada kabar kalau mereka dicegat zionis Israel,” katanya.

Kabar dugaan penangkapan itu kemudian membuat keluarga di Makassar diliputi kecemasan. Hingga kini, keluarga masih menunggu informasi resmi terkait kondisi dan keberadaan Andi Angga bersama relawan lainnya.

Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian publik karena melibatkan warga negara Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional menuju Gaza.

Konflik berkepanjangan di Palestina selama ini memang memunculkan berbagai gerakan solidaritas dari masyarakat dunia, termasuk dari Indonesia.

Andi Angga diketahui aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan disebut bergabung bersama relawan internasional dalam upaya pengiriman bantuan untuk warga sipil Palestina yang terdampak konflik dan blokade.

Global Sumud Flotilla sendiri dikenal sebagai gerakan solidaritas internasional yang melibatkan aktivis kemanusiaan dari berbagai negara.

Misi mereka umumnya bertujuan menembus blokade bantuan menuju Gaza melalui jalur laut.

Dalam beberapa tahun terakhir, pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui laut sering menghadapi risiko tinggi akibat situasi keamanan di kawasan Mediterania Timur yang masih memanas.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.