Polemik Anggaran Porprov, Rajo Ameh Usul Beltim Absen

by -2243 Views
Foto ; repro/dok/diskominfo*
banner 468x60

TriBrataPost.Com | JSCgroupmedia ~ DPRD Kabupaten Belitung Timur kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kesiapan keberangkatan kontingen Kabupaten Belitung Timur pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung 2026.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD Beltim pada Senin (19/5/2026) itu dihadiri Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belitung Timur, Bapperida Kabupaten Belitung Timur, KONI Kabupaten Belitung Timur, serta sejumlah perwakilan cabang olahraga.

banner 336x280

Dalam rapat yang berlangsung hampir tiga jam tersebut, persoalan keterbatasan anggaran kembali menjadi sorotan utama hingga memunculkan wacana tidak memberangkatkan sejumlah cabang olahraga beregu pada Porprov VII yang dijadwalkan berlangsung di Pulau Bangka pada November 2026 mendatang.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Belitung Timur itu berlangsung cukup alot sejak pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Sejumlah anggota dewan, perwakilan organisasi olahraga, dan pihak pemerintah daerah terlibat dalam pembahasan panjang mengenai kemampuan anggaran daerah untuk mendukung keberangkatan atlet.

Meski sudah memasuki pembahasan keempat, belum ditemukan keputusan final terkait skema pendanaan kontingen Beltim.

Beberapa opsi mulai dibahas, mulai dari penambahan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) hingga kemungkinan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Namun demikian, solusi tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan anggaran seluruh cabang olahraga yang akan bertanding di Porprov VII.

Polemik mencuat setelah muncul wacana bahwa sejumlah cabang olahraga beregu berpotensi tidak diberangkatkan akibat keterbatasan dana.

Cabang olahraga seperti sepak bola dan bola voli menjadi perhatian utama karena dianggap memiliki nilai prestise tinggi sekaligus menjadi olahraga yang paling dekat dengan masyarakat.

Situasi itu memicu kekhawatiran berbagai pihak, terutama para atlet dan pengurus cabang olahraga yang telah melakukan persiapan menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, CEO Pinang Merah Foundation, Rajo Ameh, turut memberikan tanggapan terkait polemik anggaran tersebut.

Menurut Rajo Ameh, apabila kondisi keuangan daerah memang tidak memungkinkan untuk memberangkatkan seluruh cabang olahraga secara maksimal, maka lebih baik Belitung Timur mempertimbangkan untuk tidak ikut serta secara keseluruhan pada Porprov VII.

“Kalau memang benar Belitung Timur mengalami keterbatasan anggaran dalam pengiriman kontingen Porprov 2026 ini, atau beberapa cabang olahraga khususnya beregu tidak mampu dikirimkan, maka lebih baik batalkan saja keberangkatan secara keseluruhan,” ujar Rajo Ameh kepada media.

Ia menilai partisipasi setengah hati justru tidak akan menghasilkan prestasi optimal bagi kontingen Belitung Timur.

“Toh yang kita kirim nantinya belum tentu menghasilkan prestasi untuk kontingen kita,” katanya.

Rajo Ameh juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran akan berdampak langsung terhadap kualitas persiapan atlet dan hasil pertandingan di lapangan.

“Jika sudah mengalami keterbatasan anggaran, maka hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.