Seminar PGRI, Wakapolda Babel ; Guru Hebat Lahirkan Generasi Hebat

by -2273 Views
Foto ; repro/dok/poldababel*
banner 468x60

TriBrataPost.Com | JSCgroupmedia ~ Semangat membangun pendidikan yang berkarakter kembali menggema di Kabupaten Belitung Timur.

Dalam suasana penuh antusias dan semangat kolaborasi, Seminar PGRI Kabupaten Belitung Timur menjadi ruang pertemuan penting antara dunia pendidikan, aparat negara, serta para guru yang selama ini berada di garis depan pembentukan generasi muda.

banner 336x280

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol. Murry Mirranda, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya peran guru dalam menentukan masa depan bangsa.

Menurutnya, kemajuan sebuah daerah bahkan negara tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, melainkan oleh kualitas manusia yang dibentuk melalui pendidikan.

“Guru hebat melahirkan generasi hebat,” tegas Brigjen Pol. Murry Mirranda dalam seminar yang digelar bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Belitung Timur.

Pernyataan itu langsung mendapat sambutan hangat para peserta seminar yang terdiri dari guru, tenaga kependidikan, tokoh pendidikan, hingga sejumlah pemangku kepentingan daerah.

Kalimat sederhana tersebut terasa kuat karena lahir dari realitas yang sedang dihadapi dunia pendidikan saat ini, terutama di tengah derasnya perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital yang begitu cepat.

Pendidikan Karakter Jadi Fondasi Utama

Dalam pemaparannya, Brigjen Pol. Murry Mirranda menekankan bahwa pendidikan sejati tidak cukup hanya berorientasi pada kecerdasan akademik.

Menurutnya, pendidikan harus mampu membangun karakter, moral, disiplin, dan rasa tanggung jawab generasi muda.

“Melalui Seminar PGRI Kabupaten Belitung Timur, kita bersama-sama memperkuat komitmen dalam optimalisasi pendidikan karakter sebagai fondasi utama membentuk generasi unggul, berprestasi, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menilai, tantangan generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya.

Anak-anak tidak hanya menghadapi persaingan akademik, tetapi juga ancaman sosial seperti penyalahgunaan narkoba, kekerasan digital, perundungan di media sosial, hingga lunturnya nilai etika dan budaya.

Karena itu, menurutnya, guru memiliki peran yang sangat strategis sebagai benteng moral sekaligus pembimbing arah kehidupan anak-anak.

“Karena pendidikan sejati bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga tentang membangun sikap, moral, disiplin, dan tanggung jawab untuk masa depan yang lebih baik,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut seolah menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga proses membentuk manusia yang utuh.

Guru Tidak Hanya Mengajar, Tetapi Membentuk Masa Depan

Di tengah perkembangan era digital, profesi guru kini menghadapi tantangan yang semakin besar.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.