Polsek Gantung Kawal Penanaman 5.000 Mangrove di Pantai Mudong

by -2104 Views
Foto ; dok/polresbeltim*
banner 468x60

TriBrataPost.Com | JSCgroupmedia ~ Upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir di Kabupaten Belitung Timur kembali diperkuat melalui kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove yang digelar di kawasan Pantai Mudong, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kamis (26/07/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Timah (Persero) Tbk bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Belitung Timur tersebut turut mendapat pengamanan dan dukungan langsung dari jajaran Polsek Gantung Polres Belitung Timur.

banner 336x280

Penanaman ribuan bibit mangrove ini dilakukan sebagai bagian dari program pelestarian ekosistem pesisir sekaligus langkah mitigasi terhadap ancaman abrasi, kerusakan lingkungan, dan perubahan iklim di wilayah pesisir Pulau Belitung.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolsek Gantung Iptu Muhammad Harits Arlianto, S.Tr.K., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Belitung Timur Ikhwan Fahrozi yang mewakili Bupati Belitung Timur, perwakilan Division Head Belitung Area PT Timah Tbk Tantra, Camat Gantung Dela Wahyudi R., S.H., Kepala Desa Selinsing Haryanto, unsur TNI, Kejaksaan Negeri, Sat Polairud, serta masyarakat pesisir.

Dalam sambutan tertulis Bupati Belitung Timur yang dibacakan oleh Asisten II Ikhwan Fahrozi, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada PT Timah Tbk atas komitmennya terhadap upaya pemulihan lingkungan di wilayah pesisir Belitung Timur.

Pemerintah daerah menilai program penghijauan pesisir melalui penanaman mangrove memiliki manfaat strategis, tidak hanya untuk menjaga ekosistem laut tetapi juga melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

“Mangrove merupakan pelindung bagi kehidupan dan ketahanan daerah pesisir.

Kami berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan PT Timah Tbk terus berjalan demi manfaat nyata bagi alam Belitung Timur,” ujar Ikhwan saat membacakan sambutan Bupati Beltim.

Penanaman mangrove menjadi salah satu langkah konkret yang kini semakin banyak dilakukan di berbagai wilayah pesisir Indonesia.

Selain berfungsi menahan abrasi, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon dalam jumlah besar sehingga berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.

Ekosistem mangrove bahkan dikenal sebagai salah satu penyimpan karbon alami paling efektif di dunia.

Di kawasan pesisir Belitung Timur sendiri, keberadaan mangrove sangat penting bagi kehidupan masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Akar mangrove yang rapat menjadi habitat alami berbagai jenis ikan, udang, dan biota laut lainnya. Kerusakan hutan mangrove dapat berdampak langsung terhadap menurunnya hasil tangkapan nelayan dan terganggunya keseimbangan ekosistem pesisir.

Perwakilan PT Timah Tbk, Tantra, menjelaskan bahwa program penanaman 5.000 bibit mangrove di Pantai Mudong merupakan bagian dari target perusahaan untuk menanam total 20.000 pohon mangrove secara bertahap di kawasan pesisir Pulau Belitung sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan terhadap kawasan operasional pertambangan.

“Program ini merupakan tanggung jawab moral dan sosial perusahaan dalam memulihkan serta menata kembali lingkungan di kawasan operasional,” ujar Tantra.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.