Maras Taun Tanjung Rusa Perkuat Tradisi & Persatuan Warga

by -2323 Views
Foto ; dok/kominfo*
banner 468x60

Ia menambahkan, budaya lokal bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi modal sosial penting dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Tradisi adat dinilai mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menjaga nilai gotong royong yang mulai tergerus modernisasi.

banner 336x280

Menurut Syamsir, rasa syukur masyarakat terhadap nikmat Tuhan dan kekayaan alam yang dimiliki diyakini akan membawa keberkahan bagi kehidupan warga desa.

Ia optimistis desa yang menjaga budaya dan keharmonisan sosial akan lebih mudah berkembang secara ekonomi maupun sosial.

“Insya Allah, saya yakin rezeki dan kesejahteraan juga akan melimpah di Desa Tanjung Rusa. Karena masyarakatnya mensyukuri nikmat Tuhan dan alam akan mendukung itu,” tuturnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias warga yang hadir. Bagi masyarakat Tanjung Rusa, Maras Taun bukan hanya ritual budaya, tetapi juga momentum mempererat hubungan keluarga dan silaturahmi antarwarga.

Banyak warga yang merantau bahkan menyempatkan pulang kampung untuk mengikuti tradisi tahunan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, ritual adat dipimpin tokoh adat dan Dukun Kampung yang memanjatkan doa-doa keselamatan serta harapan agar masyarakat desa dijauhkan dari bencana dan diberi keberkahan rezeki.

Setelah prosesi doa adat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan seni tradisional khas Belitung yang menjadi hiburan masyarakat.

Alunan musik tradisional dan penampilan budaya lokal menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. Anak-anak hingga orang tua tampak menikmati rangkaian acara dengan penuh antusias.

Kehangatan suasana semakin terasa ketika warga duduk bersama menikmati hidangan tradisional yang telah disiapkan secara gotong royong.

Budayawan lokal menilai tradisi Maras Taun memiliki nilai penting dalam menjaga ketahanan budaya masyarakat Belitung.

Di tengah derasnya pengaruh budaya luar melalui media sosial dan perkembangan teknologi, tradisi lokal dinilai menjadi benteng identitas masyarakat agar tidak kehilangan akar budayanya.

Selain memiliki nilai budaya, kegiatan seperti Maras Taun juga dinilai berpotensi mendukung sektor pariwisata budaya di Kabupaten Belitung.

Tradisi adat yang unik dan masih terjaga secara autentik dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Belitung sendiri selama ini dikenal luas melalui wisata bahari dan keindahan pantainya.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah mulai mendorong pengembangan wisata berbasis budaya dan tradisi lokal sebagai pelengkap destinasi wisata alam.

Tradisi Maras Taun menjadi salah satu warisan budaya yang dinilai memiliki potensi besar untuk diperkenalkan lebih luas.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.