Polsek Gantung Kawal Penanaman 5.000 Mangrove di Pantai Mudong

by -2106 Views
Foto ; dok/polresbeltim*
banner 468x60

Pelestarian ekosistem pesisir, kata dia, tidak bisa dilakukan sendiri oleh perusahaan atau pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M., melalui Kapolsek Gantung Iptu Muhammad Harits Arlianto, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut bukan hanya sebagai pengamanan acara, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap program pelestarian lingkungan hidup.

banner 336x280

Menurut Kapolsek, isu lingkungan saat ini menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat di masa depan.

Kerusakan pesisir akibat abrasi maupun eksploitasi lingkungan yang tidak terkendali dapat menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat pesisir.

“Penanaman mangrove ini sangat krusial untuk mencegah abrasi pantai, menjaga ekosistem pesisir, serta mendukung pengurangan emisi karbon.

Kami dari pihak kepolisian, khususnya Polsek Gantung, akan terus mengawal program-program lingkungan seperti ini,” jelas Iptu Muhammad Harits.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Gantung akan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui koordinasi dan edukasi terkait pentingnya menjaga kawasan mangrove.

Upaya tersebut dilakukan agar bibit yang telah ditanam benar-benar tumbuh dan terawat dengan baik.

Kapolsek menyebutkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program rehabilitasi mangrove. Tanpa dukungan warga setempat, penanaman ribuan bibit mangrove berpotensi tidak berjalan optimal.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas ilegal di kawasan pesisir, termasuk pertambangan ilegal yang dapat merusak ekosistem mangrove dan garis pantai.

“Langkah penggalangan kepada masyarakat akan terus kami lakukan untuk memetakan isu-isu lingkungan sekaligus mengedukasi warga agar bersama-sama menjaga kawasan pesisir,” tambah Kapolsek.

Dalam beberapa tahun terakhir, persoalan abrasi pantai memang menjadi ancaman serius di sejumlah wilayah pesisir Indonesia, termasuk di Kepulauan Bangka Belitung.

Berkurangnya kawasan mangrove akibat alih fungsi lahan maupun aktivitas pertambangan telah mempercepat laju pengikisan pantai di beberapa daerah.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia memiliki kawasan mangrove terluas di dunia. Namun, sebagian kawasan tersebut mengalami degradasi akibat tekanan aktivitas manusia dan perubahan lingkungan.

Karena itu, program rehabilitasi mangrove menjadi salah satu prioritas nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.

Belitung Timur sebagai daerah kepulauan memiliki garis pantai yang panjang dan sangat bergantung pada keberlangsungan ekosistem laut.

Kerusakan kawasan pesisir tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku wisata bahari.

Pantai Mudong sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir yang memiliki potensi ekowisata dan sumber daya laut yang cukup besar.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.