Seminar PGRI, Wakapolda Babel ; Guru Hebat Lahirkan Generasi Hebat

by -2275 Views
Foto ; repro/dok/poldababel*
banner 468x60

Jika dulu guru menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, kini anak-anak dapat memperoleh informasi dari internet dan media sosial hanya melalui telepon genggam.

Namun justru di tengah derasnya arus informasi itu, peran guru dinilai semakin penting.

banner 336x280

Guru tidak lagi hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penyaring nilai, penanam karakter, dan penjaga arah moral generasi muda.

Dalam seminar tersebut, sejumlah peserta juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.

Mereka menilai fenomena menurunnya etika sosial, rendahnya disiplin, hingga meningkatnya perilaku menyimpang di kalangan remaja harus menjadi perhatian bersama.

Wakapolda Babel Murry Mirranda: “Guru Hebat Melahirkan Generasi Hebat”, Seminar PGRI Beltim Perkuat Pendidikan Karakter Anak Bangsa

Belitung Timur sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang cukup aktif mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

Meski menghadapi keterbatasan geografis dan tantangan distribusi tenaga pendidik di beberapa wilayah, semangat guru-guru di daerah tetap menjadi kekuatan utama.

Seminar PGRI ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali semangat tersebut.

Pendidikan Karakter Dinilai Jadi Jawaban Krisis Sosial

Pendidikan karakter kini menjadi isu yang semakin sering dibicarakan di berbagai daerah di Indonesia.

Banyak pihak menilai bahwa tingginya kasus kenakalan remaja, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, hingga kriminalitas usia muda berkaitan erat dengan lemahnya pembentukan karakter sejak dini.

Karena itu, pendekatan pendidikan tidak bisa lagi hanya fokus pada capaian angka akademik semata.

Brigjen Pol. Murry Miranda menilai sekolah harus menjadi ruang aman dan sehat bagi tumbuhnya nilai-nilai kebangsaan, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab sosial.

Menurutnya, generasi unggul bukan hanya generasi yang pintar secara teori, tetapi juga generasi yang memiliki empati, integritas, dan kemampuan menjaga diri dari pengaruh negatif.

Pesan tersebut terasa relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.

Di tengah derasnya pengaruh globalisasi, anak-anak dan remaja semakin mudah terpapar berbagai konten negatif melalui internet dan media sosial.

Karena itu, kolaborasi antara guru, orang tua, pemerintah, dan aparat keamanan dinilai menjadi sangat penting.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.