Nama Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, Aiptu Sumaryanto, dan Bripda Nopandri Ramadhana kini tercatat sebagai personel yang gugur dalam tugas.
Namun pekerjaan yang mereka tinggalkan belum selesai.
Pengungkapan menyeluruh atas tragedi di Tumbang Kalemei akan menjadi ukuran sejauh mana negara mampu menegakkan hukum, membongkar jaringan narkotika hingga ke akarnya, serta memastikan pengorbanan tiga anggota kepolisian itu tidak berhenti sebagai catatan duka, melainkan menjadi titik evaluasi dalam memperkuat strategi pemberantasan narkotika di Indonesia. | TriBrataPost.Com | */Redaksi | *** |




















